Monday, March 16, 2020
Delayed Onset Muscle Soreness
DELAYED ONSET MUSCLE SORENESS (DOMS)
Pernahkah Anda mengalami pegal atau rasa ketidaknyamanan di otot-otot tubuh yang muncul setelah melakukan olahraga ? kemungkinan besar itu adalah Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS). Apa itu DOMS ? Bagaimana cara pencegahannya? Artikel berikut akan menjelaskan hal tersebut secara sederhana.
DOMS adalah rasa nyeri dan tidak nyaman yang terjadi setelah melakukan latihan yang tidak biasa dilakukan (intensitas tinggi). Ketika selesai melakukan olahraga intensif akan terjadi kerusakan pada jaringan otot dan membran sel yang kemudian berkembang menimbulkan respon inflamasi.
Banyak yang mengira DOMS adalah gejala hasil dari akumulasi asam laktat, padahal asam laktat tidak ada kaitannya dengan DOMS. DOMS adalah efek samping dari proses perbaikan sebagai respon kerusakan otot mikroskopis. Rasa nyeri otot mulai berkembang 12-24 jam pertama setelah latihan dan mencapai puncaknya pada 24 sampai 72 jam setelahnya, kemudian menghilang 3 sampai 5 hari setelah latihan.
DOMS sering terjadi setelah latihan eksentrik seperti lari menuruni bukit (downhill running), jogging, jumping, steps aerobic dan latihan kekuatan seperti angkat beban. Kontraksi eksentrik yang terjadi saat otot aktif sedang memanjang berhubungan dengan terlambatnya peningkatan serum dari enzim spesifik seperti creatine konase (CK) sehingga menyebabkan kerusakan serabut otot. Atlet-atlet professional, terlebih lagi orang yang jarang berolahraga berpotensi mengalami DOMS.
Gejala DOMS biasanya tidak memerlukan intervensi medis. Namun, jika tingkat nyeri tidak kunjung reda, anggota badan mengalami pembengkakan berat atau jika urin menjadi gelap, maka disarankan untuk segera berkonsultasi ke tenaga ahli.
Bagaimana cara untuk meminimalkan DOMS ?
Ketika melakukan jenis olahraga atau program baru, lakukanlah secara perlahan dan rutin. Jangan terlalu memaksakan diri atau langsung latihan secara berlebihan. Berikan waktu pada otot untuk beradaptasi dengan stress baru yang dihadapinya. Walau begitu, upaya ini hanya dapat meringankan gejala yang dirasakan, bukan berarti dapat dihindari sepenuhnya.
Lakukan pemanasan sebelum latihan. Pemanasan yang tepat penting dalam mempersiapkan otot untuk jenis tekanan yang dapat menyebabkan kerusakan otot.
Peregangan setelah latihan juga dapat mengurangi gejala DOMS. Peregangan bertujuan untuk memanjangkan struktur jaringan lunak yang memendek secara patologis sehingga dapat meningkatkan luas gerak sendi.
DOMS biasanya mereda setelah 3 sampai 5 hari setelah latihan, ini akan menyebabkan otot menjadi lebih siap dengan tekanan yang sama untuk latihan selanjutnya sehingga pada latihan selanjutnya rasa sakit akan berkurang.
Sumber :
https://www.apki.or.id/delayed-onset-muscle-soreness-doms/
Labels:
Nyeri Lari
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment